Ketua Lembaga Bahtsul Masail NU (LBM NU) Provinsi Lampung KH. Munawir | FOTO : Muhammad Faidzin

Pesawaran – Ketua Lembaga Bahtsul Masail NU (LBM NU) Provinsi Lampung KH. Munawir mengajak kepada seluruh pengurus LBM khususnya yang memiliki kemampuan dan hobby menulis agar tetap terus menuangkan ide dan kreatifitasnya bagi kemaslahatan ummat.

“Para ulama penulis kitab zaman dulu tidak ada dzon (prasangka) jika tulisannya nanti akan dibaca oleh orang lain,” kata Ketua Komisi Fatwa MUI Provinsi Lampung ini saat Kegiatan Bahtsul Masail PWNU Provinsi Lampung di Pondok Pesantren Al Hidayat Gerning Kabupaten Pesawaran, Ahad (12/3).

Hal ini berbeda dengan kebanyakan para penulis buku saat ini yang selalu menghitung pasar dan orientasinya sering berbentuk materi. Kesemangatan dan keikhlasan para ulama terdahulu untuk terus menuangkan pemikirannya haruslah dicontoh.

“Mari terus kita membahas masail diniyyah dan masail lainnya. Yakinlah akan memberikan manfaat suatu saat nanti,” tegasnya.

Gus Nawir mengatakan bahwa Kegiatan Bahtsul Masail LBM NU Lampung dilaksanakan rutin setiap 3 bulan sekali secara bergilir diseluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi Lampung. Memaksimalkan hasil bahasan, LBM NU menggandeng Majelis Musyawarah Pondok Pesantren Se Provinsi Lampung untuk andil memberikan sumbangsih pemikirannya.

Melihat kesemangatan dari LBM NU dalam melaksanakan kegiatan Bahtsul Masail ini, Ketua PWNU Provinsi Lampung KH. Sholeh Bajuri menyatakan bahwa hasil-hasil dari Bahtsul Masail selama ini akan segera dibukukan.

“Kita programkan diakhir Kepengurusan PWNU periode ini Buku Kompilasi Hasil Bahtsul Masail akan dapat direalisasikan bersamaan dengan Buku lainnya yaitu Sejaran Perjalanan NU Lampung,” katanya.

Ia berharap langkah ini akan menambah ghiroh (kesemangatan) pengurus NU untuk terus berkhidmah. (Muhammad Faidzin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here