Jangan Bingung, ini logo Hari Santri Nasional 2021 dalam dua versi

Jakarta. Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2021, Rabithah Ma’had Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) meluncurkan logo Hari Santri 2021 pada Rabu, 8 September 2021. Selain itu, Kementerian Agama melalui Direktorat Jendral bidang Pesantren juga memiliki versi lain dalam hal pembuatan logo dan sudah di launching pada Selasa, 21 September 2021. Masyarakat diminta untuk tidak perlu bingung dalam menyikapi perbedaan logo Hari Santri 2021 ini.

Penggunaan logo dalam sebuah momentum memang menjadi salah satu kebebasan berekspresi. Dalam hal ini adalah perbedaan logo Hari Santri Nasional (HSN) 2021. Perbedaan tersebut hanyalah soal kepemilikkan instansi yang menerbitkan. Secara umum, logo tersebut memiliki makna yang sama-sama mengandung unsur-unsur kebaikan.

Rabithah Ma’had Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU) sudah lebih dahulu luncurkan logo HSN 2021 melalui kontestasi pembuatan logo yang diselenggarakan jauh-jauh hari. Dalam seleksi, sudah terpilih karya dari Ahmad Muhajirin, Santri Ciamis, Jawa Barat yang dirasa sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Makna dan filosofis juga menjadi penilaian penting dalam penyeleksian.

Dikutip dari NU Online, Gus Rozin, Ketua RMI Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengungkapkan, logo yang menjadi pemenang adalah yang memiliki makna filosofis yang dalam. Berdasarkan visual, logo tersebut menggambarkan air yang menetes.

“Air merupakan sumber kehidupan. Hal tersebut menandakan bahwa santri dan pesantren harus terus memberikan kesejukan dan kesegaran bagi bangsa dan negara melalui mainstreaming Islam rahmatan lil alamin.” Ucap Gus Rozin dalam konferensi pers Kick-off Hari Santri 2021 pada Rabu (8/9/2021).

Gus Rozin menambahkan, RMI juga menggunakan tagline di bawah logo Hari Santri 2021, yaitu Bertumbuh, Berdaya, dan Berkarya. Menurutnya, tagline tersebut menggambarkan karakteristikdan nilai pesantren sejak 1.400 M berdiri, dan terus tumbuh secara kualitas dan kuantitas. Artinya, pesantren membawa perubahan dalam peradaban.

Logo HSN 2021 Versi RMI PBNU

Berbeda dengan Kementerian Agama RI, yang menciptakan logo Hari Santri 2021 berdasarkan pembentukan Tim Khusus. Tim tersebut terdiri dari dua orang pemuda yang memang berlatar belakang santri dan sudah berkiprah di media desain grafis kepesantrenan. Dua orang tersebut adalah Hillal Nasrullah dan Shofa Ulul Azmi.

Gus Menteri, Yaqut Cholil Qoumas, mengungkapkan logo HSN 2021 menggunakan tagline “Santri Siaga Jiwa dan Raga”. Filosofi tema Santri Siaga Jiwa dan Raga, kata Menag Siaga Jiwa bermakna santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah dan ajaran Islam rahmatan lil alamin serta tradisi luhur warisan bangsa. Siaga Raga berarti raga dan buah tenaga santri didedikasikan untuk Indonesia.

Pada peluncuran logo hari santri 2021 Menag mengingatkan kembali tentang 22 Oktober 1945 sebagai momentum lahirnya resolusi jihad yang dikumandangkan oleh Hadratus Syaikh Hasyim Ashari yang isinya seruan untuk menentang dan berperang terhadap hadirnya kembali penjajah ke Tanah Air.

Logo HSN 2021 versi Kemenag

Berdasarkan pemaparan Logo dan Filosofis dari PBNU maupun Kemenag, keduanya memiliki niat yang tulus untuk mensyiarkan dan menggaungkan Hari Santri 2021. Apresiasi masyarakat tentunya dapat ditunjukkan melalui kegiatan-kegiatan positif dalam rangka songsong hari santri dengan menggunakan salah satu dari kedua logo tersebut.

Jadi, mau pakai desain yang mana nih? Sama-sama bagus dan berfilosofi sangat dalam.

Penulis: Nuri Resti Chayyani

About Admin

Istiqomah dalam Berkhidmah

Check Also

MA Ma’arif NU Keputran Raih Juara Kopetensi Inovasi dan Iptek 2021

Prestasi membanggakan diraih Tim Karya Ilmiah Madrasah Aliyah Ma’arif NU Keputran Kecamatan Sukoharjo Pringsewu, Lampung. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *