Pelajar NU Pringsewu Sebut Pertumbuhan Ekonomi Lemah Karena PPKM

nupringsewuonline,Jakarta. Salah satu anggota Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pringsewu yang juga merupakan peneliti bidang ekonomi pada The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII) di Jakarta menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di titik 3,51 persen merupakan imbas dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang diterapkan sejak 3 juli 2021. Hal tersebut diungkapkan melalui pesan singkat WhatsApp pada Jumat (12/11).

“Pertumbuhan ekonomi kita saat ini sedang melemah dari kuartal sebelumnya. kalau diukur dari tahun ke tahun (year-on-year) kuartal II-2021 tumbuh sampai 7,07 persen. Sedangkan kuartal III-2021 tumbuhnya 3,51”. ujar Nuri.

Pertumbuhan ekonomi merupakan acuan untuk melihat geliat perekonomian yang bersumber dari data Produk Domestik Bruto (PDB) yang dilihat baik dalam jangka waktu tiga bulan hingga tahunan. sedangkan pengukuran PDB diperoleh dari segi lapangan usaha dan segi pengeluaran.

Pemberlakuan PPKM merupakan kebijakan yang diberlakukan pemerintah untuk menekan peningkatan kasus Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) varian Delta yang semakin merajalela. aturan-aturan yang dibuat membuat pergerakan masyarakat semakin terbatas. Banyak usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang gulung tikar akibat PPKM. Sepinya pengunjung membuat mereka memangkas biaya agar tetap beroperasi.

Dampak PPKM Darurat pada kegiatan NU di Kabupaten Pringsewu juga dirasakan seperti ditiadakannya berbagai kegiatan rutin semua banom dan lembaga dari tingkat ranting hingga cabang. Namun, lambat laun memasuki kuartal IV-2021 pada bulan Oktober sudah mulai ada pelonggaran seiring dengan turunnya angka COVID-19.

Nuri juga menambahkan bahwa pemberlakuan pembatasan mobilitas juga membuat perubahan pada pola konsumsi masyarakat. Adanya peraturan tersebut membuat masyarakat menyesuaikan kondisi perekonomiannya masing-masing.

Nuri Resti Cahyani, yang saat ini menjadi Peneliti bidang Ekonomi pada The Indonesian Institute,Kader Kebanggaan NU Kabupaten Pringsewu ini adalah alumni S1 Ekonomi Pembangunan, Universitas Lampung, yang lulus tahun 2008. Nuri menuntaskan Megister dibidang Ekonomi dan Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sebelas Maret Surakarta pada tahun 2020, sebelum menjadi peneliti bidang Ekonomi pada The Indonesian Institute Nuri memiliki pengalaman menjadi asisten dosen pada mata kuliah Evaluasi Proyek selama dua semester.

Nuri memiliki beberapa pengalaman penelitian diantaranya tentang strategi ketahanan Sosial-ekonomi masyarakat kabupaten Pringsewu dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Fokus kajian yang diminati Nuri adalah perencanaan pembangunan wilayah,dan keuangan daerah.

About Admin

Istiqomah dalam Berkhidmah

Check Also

MA Ma’arif NU Keputran Raih Juara Kopetensi Inovasi dan Iptek 2021

Prestasi membanggakan diraih Tim Karya Ilmiah Madrasah Aliyah Ma’arif NU Keputran Kecamatan Sukoharjo Pringsewu, Lampung. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *