SMK Ma’arif II Pringsewu Didik Kewirausahaan Siswa Dengan BMT Mini

PRINGSEWU – Untuk mendidik kemandirian dan kewirausahaan para siswa-siswinya, SMK Ma’arif II Pringsewu mendirikan Baitul Mal Wat Tamwil atau BMT mini yang dikelola langsung oleh para siswa. BMT yang baru didirikan pada Tahun kedua berdirinya SMK tersebut saat ini mengelola jasa keuangan tabungan bagi para nasabahnya.

“Alhamdulillah baru dua tahun SMK Ma’arif II Pringsewu didirikan sejak 2015, pada tahun 2016 sudah bisa mendirikan BMT mini yang dikelola para siswa,” ungkap pendiri SMK tersebut H. Aulady Rosyad, Jumat (7/4).

Praktek pengelolaan BMT secara langsung ini merupakan bentuk aplikasi teori yang sudah didapatkan para siswa didalam kelas. SMK Maarif II Pringsewu saat ini lanjut Rosyad membuka jurusan Perbankan Syariah yang kedepan akan menjadi primadona dalam kehidupan perekonomian di Indonesia.

Menurutnya saat ini BMT Mini tersebut telah menangani tabungan dari para Guru, Karyawan dan Siswa SMK dan MTs Ma’arif Fajaresuk yang kebetulan berada dilokasi yang sama. Selain itu Para Santri di Pondok Pesantren Al Muawanah Fajaresuk yang juga berdampingan dengan Kampus SMK tersebut telah menjadi nasabah tetap.

“Saya berharap model pendidikan perekonomian seperti ini akan bermanfaat bagi masa depan siswa saat mereka benar-benar terjun ditengah-tengah masyarakat,” ujar Rosyad yang juga Bendahara LP Maarif Kabupaten Pringsewu ini.

Pada kesempatan tersebut, Rosyad sekaligus mengajak kepada seluruh warga NU khususnya di Kabupaten Pringsewu untuk mendidik putra-putrinya di Sekolah atau Madrasah yang ada dibawah naungan Lembaga Ma’arif Pringsewu.

“Saat ini Sekolah dan Madrasah dari tingkat TK sampai SLTA sudah banyak tumbuh di Kabupaten Pringsewu. Mari sekolahkan putra dan putri kita di Ma’arif sebagai langkah kaderisasi dan memperkuat ruh NU dijiwa mereka,” ajaknya. (Muhammad Faizin)

About Admin

Istiqomah dalam Berkhidmah

Check Also

Upaya Normalisasi KBM, Guru Mulai Divaksin Covid-19 pada 24 Februari

Akibat pandemi Covid-19, pendidikan menjadi salah satu sektor yang paling terdampak dengan diterapkannya kebijakan pembelajaran …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *